Beranda Politik Pendidikan Politik 2026, Momen Kader Demokrat Kota Bekasi Merajut Asa menuju 2029

Pendidikan Politik 2026, Momen Kader Demokrat Kota Bekasi Merajut Asa menuju 2029

21
0
BERBAGI
Foto bersama para peserta Pendidikan Politik Partai Demokrat 2026 dengan Wali Kota Bekasi, Wakil Wali Kota, para petinggi Partai Demokrat dari DPC Kota Bekasi, DPD Jabar dan DPP serta tamu undangan perwakilan partai lain.(Foto: DPC Partai Demokrat Kota Bekasi)

INFOMEDIA NASIONAL, KOTA BEKASI — Ruang pertemuan Hotel Merapi Merbabu, Kota Bekasi, pada Minggu (25/1/2026) terasa berbeda dari biasanya. Tak kurang dari 200 kader Partai Demokrat memadati ruangan dengan sorot mata optimistis. Batas antara politikus senior dan kader muda seolah mencair dalam hangatnya konsolidasi internal melalui ajang Pendidikan Politik Partai Demokrat Kota Bekasi 2026.

Suasana kian dinamis saat ajang tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono dengan dihadiri Wakil Wali Kota, Abdul Haris Bobihoe serta jajaran lintas partai—mulai dari PKS, Gerindra, PAN, hingga PSI. Kehadiran para pimpinan partai sahabat ini menjadi bukti nyata hadirnya kesejukan politik di Kota Bekasi: berangkulan dalam sinergi, melangkah bersama membangun daerah.

Salah satu momen paling menyentuh dalam helatan ini adalah penyerahan piagam penghargaan kepada 7 pemenang Lomba Pidato AHY Muda. Ajang bertajuk anak muda ini digelar khusus untuk menyambut perayaan 25 tahun Partai Demokrat.

Pembagian piagam penghargaan kepada 7 pemenang Lomba Pidato AHY Muda.(Foto: DPC Demokrat)

Pendidikan politik kali ini tak hanya berisi paparan teori, melainkan ajang “mengecas” kembali semangat perjuangan.

Jajaran pimpinan dan politikus senior Demokrat—seperti Ketua Pembina DPP Andi Mallarangeng, Sekjen DPP, Herman Khaeron, Direktur Eksekutif DPP sekaligus Stafsus Kemenko Infrastruktur Kewilayahan RI, Sigit Raditya, Ketua DPD Jabar Anton Sukartono, hingga BPOKK DPD Jabat Ahmad Bajuri, serta Ketua DPC Kota Bekasi Ronny Hermawan, yang hadir membagikan pengalaman serta strategi politik nasional maupun daerah.

Ahmad Bajuri dari BPOKK (Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan) DPD Partai Demokrat Jawa Barat, membakar semangat para kader yang hadir. Dengan nada lugas namun hangat, ia mengingatkan kembali pesan penting pimpinan partai, yakni Agus Harimurti Yudhoyono, bahwa Partai Demokrat harus selalu ada dan hadir langsung di tengah masyarakat.

“Partai yang kuat itu lahir dari pengurus yang aktif dan solid—mulai dari DPD, DPC, PAC, hingga tingkat Ranting terkecil di lingkungan warga,” tegas Bajuri di hadapan ratusan kader.

Ia menekankan bahwa perjuangan politik bukan hanya soal meraih suara, melainkan tentang membangun kepercayaan masyarakat. Bajuri menyoroti pentingnya merekrut sosok caleg yang benar-benar mengakar di bawah, serta saksi-saksi Pemilu yang jujur dan bertanggung jawab demi mengawal suara rakyat.

Sekjen DPP Partai Demokrat.(Foto: Doc Redaksi)

Pilar Utama Pemenangan Demokrat 2029

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan bahwa setiap langkah pendidikan politik hari ini bukanlah sekadar rutinitas, melainkan tangga utama menuju kemenangan besar Partai Demokrat di daerah.

Di hadapan para kader, Herman menyerukan keseriusan penuh agar Partai Demokrat bisa kembali meraih masa kejayaan di kursi legislatif seperti di masa lalu.

“Jangan pernah berpikir bahwa hari ini kita sendirian, atau merasa paling berkuasa di rumah kita sendiri. Di luar sana, kompetitor telah bergerak jauh mendahului kita. Ini harus kita waspadai dan maknai bersama,” tegas Herman dalam arahannya.

Menurutnya, untuk merebut kembali kursi legislatif, kerja-kerja politik tidak boleh sekadar berhenti pada slogan atau retorika belaka. Kemenangan harus dibangun dari fondasi yang paling mendasar, yaitu kekuatan struktur.

Herman menguraikan, bahwa struktur yang utuh dan solid sangat penting bagi pengurus partai mulai dari tingkat ranting, DPC, hingga DPD harus lengkap dan terisi. Struktur yang kuat adalah benteng utama sekaligus mesin penggerak yang memastikan partai dapat bekerja secara sinergis.

Kemudian, pembinaan yang berkelanjutan, bahwa kader Partai Demokrat yang saat ini duduk di kursi legislatif diinstruksikan untuk turun tangan membina kader-kader di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

Herman mengingatkan agar para kader mau dibina demi menjaga soliditas, serta menghindari gesekan atau saling menjatuhkan di internal partai. Kekuatan sejati lahir dari kebersamaan, bukan perpecahan.

Menatap 2029: Gotong Royong dan Optimisme

Sementara Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bekasi, Ronny Hermawan, menyampaikan target realistis sekaligus penuh optimisme untuk menghadapi kontestasi politik 2029 mendatang. Targetnya jelas: minimal ada satu wakil dari Partai Demokrat yang duduk di kursi DPRD pada setiap Daerah Pemilihan (Dapil) di Kota Bekasi.

“Minimal 1 dapil ada satu anggota dewan, kalau nanti ada 6 dapil, ya ada minimal di Kota Bekasi, Partai Demokrat punya 6 anggota dewan,” kata Ronny.

Untuk mencapai mimpi tersebut, kata Anggota DPRD Jabar ini, pendidikan politik ini membekali para kader dengan langkah-langkah nyata yang dekat dengan kehidupan sehari-hari:

Langkah-langkah itu diantaranya:
– Hadir di Tengah Warga, artinya, aktif menyerap aspirasi dan peka terhadap isu-isu sosial di masyarakat.

– Komunikasi Terbuka, dengan menggandeng berbagai elemen masyarakat serta memanfaatkan media sosial secara positif.

Budaya Gotong Royong, dengan mengedepankan efisiensi, kebersamaan dalam pembiayaan, dan kemandirian finansial kader.

Melalui helatan pendidikan politik ini, Partai Demokrat Kota Bekasi tak sekadar bersiap menghadapi Pemilu, tetapi sedang merajut kembali kebersamaan, mengasah kepedulian kader, dan memperkuat optimisme untuk terus hadir melayani masyarakat Kota Bekasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here