
infomedia Nasional, Kota Bekasi- – Ada kehangatan yang menyeruak di Revo Mall Kota Bekasi pada Rabu (28/10/2026). Di tengah warna-warni kain batik dan deretan stan produk lokal yang tertata rapi, ratusan perempuan tangguh saling menyapa dengan senyum terkembang. Hari itu, semangat Sumpah Pemuda berpadu indah dengan keanggunan Hari Batik Nasional dalam ajang akbar yang diusung oleh Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kota Bekasi.
Tak ada sekat antara pengusaha besar maupun pelaku UMKM yang baru merintis. Di bawah kepemimpinan Ayuni Mirlina sebagai Ketua PD IPEMI Kota Bekasi, sekitar 240 pelaku UMKM se-Jabodetabek hingga Banten menyatu dalam harmoni kebersamaan. Even tersebut semakin berarti ketika Ketua Umum IPEMI, Inggrid Kansil turut hadir ditengah-tengah mereka.
Menjadikan mal tak sekadar tempat belanja, tetapi ruang hidup bagi denyut nadi ekonomi kerakyatan.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, pun tak ketinggalan hadir langsung memberikan apresiasi. Tak sendirian, orang nomor satu di Kota Bekasi itu hadir mendampingi para srikandi dan pejuang ekonomi Kota Bekasi bersama Asda II Fitri Widyati, Kepala Dinas UMKM dan Koperasi Herbet, serta dua wakil rakyat dari DPRD Kota Bekasi, Sodikin dan Evi Mafriningsianti, yang juga merupakan bagian dari keluarga besar IPEMI.

Menyentuh Hati lewat Inner Beauty dan Kebersamaan
Di hadapan ratusan pengusaha muslimah, Tri Adhianto membagikan pesan yang tidak hanya bernas tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan. Menurutnya, perubahan pasar yang cepat harus disikapi dengan kesiapan diri dan ketulusan hati.
“Permintaan pasar itu dinamis. Makin lama semua pengennya cakep-cakep dan ganteng-ganteng. Nah, bagaimana kita mempersiapkan diri? Yang penting adalah inner beauty dari diri kita, ini salah satu modal juga,” tutur Tri.
Tri menaruh harapan besar agar usaha para pelaku UMKM semakin maju, terus berkembang, hingga mampu membuka lapangan kerja baru dan mengangkat derajat perekonomian warga. Momen ini menjadi kian krusial mengingat Kota Bekasi tengah bersiap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar pada 7–20 November 2026.

Menyongsong Porprov: Batik Bekasi dalam Pentas Olahraga
Hadirnya sekitar 10 ribu atlet beserta puluhan ribu penonton di Stadion Patriot Candrabaga nanti dipandang Tri sebagai ajang ‘pesta rakyat’ yang harus disambut hangat oleh UMKM. Pemerintah Kota Bekasi bahkan menyiapkan ide kreatif: jersey olahraga berbahan motif Batik Bekasi.
“Motifnya batik Bekasi, desainnya keren-keren. Nanti mulai dari Pak Gubernur hingga para kepala daerah se-Jawa Barat akan kita buatkan kaos olahraga bermotif Batik Bekasi. Bahan kaos, tapi motifnya batik. Dengan begitu, karya para desainer Kota Bekasi akan makin dikenal luas,” ungkap Tri penuh semangat.
Bagi Tri, pemerintah bukan sekadar pengatur, melainkan pelindung dan pendamping—seperti filosofi ing ngarso sung tulodo, ing madyo mbangun karso, tut wuri handayani.
“Tidak mungkin semuanya diselesaikan pemerintah. Yang paling penting adalah kolaborasi, saling melengkapi. Kalau ada event, ayo kita keroyokan, gotong royong,” tutupnya.

Lebih dari Sekadar Pameran: Dari Fashion Show hingga Aksi Sosial
Sementara itu, Ketua PD IPEMI Kota Bekasi, Ayuni Mirlina, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas amanah dari Pengurus Pusat IPEMI untuk menggelar acara ini. Berbagai agenda menarik digelar, mulai dari Talkshow “Pemuda Bicara”, Parade Fashion Batik, Lomba Line Dance, hingga IPEMI Idol yang terbuka untuk umum.
“Setiap event IPEMI, kita tidak lupa melakukan gerakan ekonomi lewat bazar UMKM, baik fashion, craft, maupun kuliner. Karena kita organisasi pengusaha, mari kita saling mendukung dan berbelanja karya saudara-saudara kita,” ucap Ayuni.
Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kota Bekasi, Pengurus Pusat IPEMI, serta jajaran sponsor—seperti Pegadaian Syariah, Bank Mandiri, Bank BTN, Wardah, Pixy, Ina Kukis, hingga Primaya Hospital dan para desainer lokal—yang ikut menyokong suksesnya acara ini.
Dukungan serupa mengalir dari Anggota DPRD Kota Bekasi, Evi Mafriningsianti. Menurutnya, ajang berkumpul seperti ini adalah ruang tumbuh untuk membangun relasi dan terus berinovasi.
“Pemerintah Kota Bekasi sangat peduli. Tidak hanya memberikan pelatihan dan mendorong peningkatan kualitas produk serta kemasan, tetapi juga membuka akses pemodalan seperti KUR BPRS Patriot. Sebagai wakil rakyat, saya sangat mendukung momen di mana UMKM bisa terus bangkit dan melaju bersama,” pungkas Evi.






